Serabi Ngampin Sajian Khas Penuh Selera





Haii guys...
ketemu lagi nih dengan saya, kali ini saya ingin memperkenalkan sesuatu, apa hayooo?? yah benar tentang makanan! yah akhir-akhir ini saya lagi suka makan terus yaudah deh posting makanan aja. Disini saya ingin memperkenalkan nih makanan daerah saya yaitu Serabi Ngampin namanya

Serabi Ngampin Sajian Khas Penuh Selera

Hasil gambar untuk serabi ngampin
Jika mengunjungi Ambarawa dari arah Yogyakarta, menjelang memasuki kota, akan kita temukan berderet kios-kios yang menawarkan kuliner lokal. Itulah Serabi Ngampin, makanan khas Ambarawa yang selalu ada digelar di kiri-kanan sepanjang Desa Nganpin, Ambarawa.
Makanan tradisional ini masih mempertahankan keklasikannya dalam proses pembuatan, yaitu dengan tungku dari tanah liat dan dibakar dengan kayu. Mungkin inilah rahasia yang tersimpan dari aroma Serabi Ngampin yang khas itu.
Ada dua model Serabi yang disajikan, yaitu Serabi kering atau tanpa kuah dan Serabi basah atau Serabi dengan diberi kuah. Secara spesifik, Serabi memang tidak berasal dari Ambarawa, namun Serab Ngampin memiliki ciri khas tersendiri. Ukuran mungil, tipis, dan punya tiga macam warna, yaitu putih, hijau dan cokelat. Warna hijau dan cokelat itu sebenarnya berasal dari topping serabi. Yang cokelat dari gula merah dan yang hijau dari adonan warna hijau (mungkin dari daun suji). Serabi Ngampin memiliki dua rasa, yaitu asli/original dan gula merah.

  • Mitos dan Fakta



Hasil gambar untuk serabi ngampin

Dahulu, makanan Serabi ini hanya akan kita temukan pada acara Saban, yaitu beberapa hari menjelang puasa umat Muslim dimulai. Selama acara tersebut, warga Ngampin menggelar dagangan Serabi dan selalu dikunjungi oleh warga seisi kota yang hendak menuju ke Kalisoca, untuk melakukan Padusan jelang puasa dimulai.
Ringkas cerita Saban bisa diartikan secara sederhana sebagai keluar untuk jalan-jalan. Konon, acara ini menjadi popular karena mitos-mitos yang berkembang. Ada yang bilang, ritual ini adalah ajang untuk mencari jodoh. Faktanya, banyak orang-orang tua local Ambarawa yang bertemu dengan pasangan hidupnya dalam acara ini.
Ya, bagaimana tidak akan ketemu, hampir seisi kota, terutama para muda-mudi memanfaatkan momen ini untuk berkumpul, mejeng, jalan-jalan dan melanjutkan tradisi turun-temurun. Dari situ saja bisa dipastikan bahwa Si A akan bisa melihat Si B yang dalam keseharian mungkin belum atau tidak pernah bertemu. Kemudian mungkin berkembang menjadi suka dan bahkan menjadi sepasang kekasih. Hal ini terlebih karena banyaknya muda-mudi yang hadir memenuhi jalanan utama sepanjang Ngampin untuk melakukan Padusan. Selebihnya? Mungkin mitos ketemu jodoh itu memang benar-benar ada. So, silahkan menilai sendiri.

  • Yang Terbaik Buat Semua

Hasil gambar untuk serabi ngampin

Terlepas dari semua itu, Serabi Ngampin tetap menjadi tujuan kuliner tersendiri di Ambarawa. Baik itu dulu, sekarang dan entah sampai kapan nanti. Mungkin yang menjadi catatan hanyalah masalah penataan yang lebih baik agar pengunjung lebih merasa nyaman sehingga dapat lebih menikmati sajian tradisional ini.

Sekian dulu nih dari saya terimakasih banyak...

Dikutip dari : https://portalambarawa.wordpress.com/kuliner/serabi-ngampin/

Comments

Popular Posts